Kamis, 30 Mei 2013

PRINTER MASA DEPAN

PRINTER MASA DEPAN


Masih ingat Doraemon, tokoh kartun anak-anak dari jepang yang ditayangkan oleh salah satu stasiun tv swasta. Doraemon adalah seekor kucing dari masa depan yang menjadi sahabat Nobita. Doraemon memiliki kantong ajaib di perutnya yang dapat mengeluarkan alat-alat masa depan yang dapat membantu Nobita menyelesaikan masalah-masalahnya atau mewujudkan keinginannya. Melihat film kartun tersebut, terbayang betapa nikmatnya kalo memiliki Doraemon di rumah kita sendiri.



Impian tersebut mungkin tidak akan lama lagi dapat diwujudkan, dengan perkembangan teknologi manufaktur yang telah berkembang pesat saat ini bukan tidak mungkin sepuluh atau dua puluh tahun ke depan kita bisa memiliki mesin perkakas dengan kemampuan seperti doraemon. Saat ini telah dikenal teknologi printer 3D dalam dunia manufaktur, yaitu suatu mesin perkakas yang dapat dengan cepat membuat prototipe produk dengan cara di print.
Berbeda dengan mesin perkakas konvensional, seperti mesin bubut, mesin fris, atau mesin drill, yang biasanya membuat produk dengan cara memotong atau mengurangi material benda kerja, printer 3D membentuk material dengan cara menambah atau menyusun produk lapisan demi lapisan hingga terbentuk produk seutuhnya. Teknologi printer 3D ini sering juga disebut layer manufacturing, rapid prototyping, solid free-form fabrication, material addition manufacturing. Teknik pembentukan produk dari teknologi ini mirip dengan cara kita membuat bangunan candi dari pasir pantai, yaitu sedikit demi sedikit disusun ke atas hingga terbentuk sepenuhnya.
Teknologi rapid prototyping, demikian nama populer dari teknologi ini, pada awal ditemukannya digunakan untuk mengatasi kesulitan para desainer produk dalam membuat prototipe. Persaingan industri yang semakin ketat dan semakin cepat menuntut proses desain hingga pembuatan prototipe haruslah lebih cepat pula. Pembuatan prototipe secara konvensional  memerlukan waktu, tenaga, dan biaya yang cukup banyak. Belum lagi apabila prototipe belum memenuhi harapan hingga perlu perubahan desain, maka pembuatan ulang prototipe cukup merepotkan.
Saat ini teknologi rapid prototyping telah dapat membuat prototipe menggunakan berbagai jenis material, yaitu logam, keramik, dan plastik. Teknik perekatan antar material yang digunakan dalam teknologi ini bermacam-macam, yaitu menggunakan sinar laser, cahaya ultra violet, melelehkan plastik atau lem perekat tergantung pada jenis materialnya. Beberapa metoda yang telah dikembangkan dalam teknologi ini adalah Stereolithography (SLA), Laminated Object Manufacturing (LOM), Selective Laser Sintering (SLS), Fused Deposition Modelling (FDM), Solid Ground Curing (SGC),3-D Ink Jet Printing.
Perkembangan teknologi ini mengarah pada pembuatan produk secara langsung, bukan hanya sekedar prototipe namun produk yang benar-benar dapat digunakan secara fungsional. Untuk mewujudkan hal tersebut, Objet Ltd, salah satu perusahaan pembuat printer 3D, memperkenalkan printer yang menggunakan 60 jenis material sehingga dapat digunakan untuk membuat produk secara langsung dengan sifat dan warna seperti yang diinginkan.  Printer ini mampu membuat peralatan-peralatan seperti consumer goods & electronics, aerospace & defense, automotive, education, dental, medical and medical devices, architecture, industrial machinery, footwear, sporting goods, toys and service bureaus.
Pembuatan produk dengan cara dicetak pada printer 3D ini memerlukan data gambar model produk 3D layaknya kita mencetak tugas sekolah dengan printer 2D.  Data gambar model produk 3D dapat dibuat melalui piranti lunak CAD (Computer Aided Design), atau mengunduh dari dunia maya atau dengan memindai suatu benda menggunakan 3D Scanner.  Dengan teknologi 3D Scanner ditambah teknologi rapid prototyping, maka saat ini bentuk dari suatu benda dapat secara langsung di fotocopy layaknya mesin fotokopi kertas.
Printer 3D merupakan bantuan besar bagi para desainer Saat ini perkembangan teknologi dan bisnis 3D akan menjadi sesuatu yang revolusioner dan menjanjikan. Seperti apakah prinsip dasar printer 3D dalam mengubah proses manufaktur lama untuk mempercepat terjadinya masa depan?
·      Prinsip pertama: Kerumitan proses manufaktur adalah bukan batasan. Dalam manufaktur tradisional, semakin rumit bentuk objek, semakin banyak biaya yang dikeluarkan. Dalam printer 3D, kerumitan sama mahalnya dengan kesederhanaan bentuk suatu objek. Menenun motif-motif yang rumit dan mencetak bentuk-bentuk yang rumit tidak membutuhkan skill yang lebih tinggi, waktu yang lebih lama, atau biaya yang lebih mahal dari mencetak satu kotak batu bata. Akan terjadi standar baru dalam penentuan biaya pembuatan suatu objek karena sudah tidak bergantung lagi pada kerumitan suatu bentuk objek tersebut.
·      Prinsip kedua: Variasi tidak terbatas. Sebuah printer 3D dapat memproduksi berbagai macam bentuk. Seperti seorang seniman, sebuah printer 3D dapat membuat berbagai macam bentuk benda dalam suatu waktu. Tidak seperti mesin-mesin manufaktur tradisional yang kurang begitu berfungsi serba guna karena sangat terbatas dalam pembuatan berbagai macam bentuk benda. printer 3D menghapus batasan-batas ini. Biaya-biaya dalam melatih orang atau membeli mesin baru untuk membuat produk baru bisa dihilangkan karena adanya printer 3D. Sebuah printer 3D hanya membutuhkan rancangan digital dari benda tersebut dan material mentah yang digunakan untuk membuat benda tersebut.
·      Prinsip ketiga: Tidak dibutuhkan lagi proses perakitan. printer 3D sudah menghubungkan masing-masing bagian benda yang kompleks. Pada proses manufaktur skala besar, segala sesuatu didukung oleh rangkaian proses perakitan. Dalam pabrik modern, mesin-mesin membuat benda yang mirip yang nantinya akan dirakit oleh robot atau manusia, kadang-kadang bisa keduanya. Semakin rumit sebuah benda, semakin banyak bagian untuk menyusun benda, semakin lama untuk merakitnya. Hal ini mengakibatkan biaya produksi semakin bertambah. Dengan produksi benda-benda dengan cara pelapisan, sebuah printer 3D dapat membuat sebuah pintu dan mencantelkan di sendi pintu dalam waktu yang bersamaan. Seperti dalam contoh ini, proses perakitan pintu ke sendi pintu dapat dihilangkan dalam artian printer 3D dapat memperpendek proses perakitan, menghemat biaya pengeluaran untuk karyawan, transportasi, dan efisiensi material bisa sangat tinggi.
·      Prinsip keempat: Sebuah printer 3D dapat memenuhi kebutuhan anda ketika anda benar-benar membutuhkan benda tersebut. Kemampuan dalam memproduksi suatu benda di waktu dan tempat yang dibutuhkan dapat mengurangi biaya pergudangan atau penyimpanan. Benda diproduksi jika ada konsumen yang membutuhkan pada waktu dan tempat tersebut. Bahkan jika sebuah perusahaan memasang printer 3D di tempat dekat dengan tempat konsumen, maka selain mengurangi waktu produksi dan distribusi dapat juga mengurangi biaya pengantaran.
·      Prinsip kelima: Ruang desain tak terbatas merupakan efek dari ditemukannya printer 3D. Teknologi manufaktur tradisional dan para perajin hanya dapat membuat objek yang hampir sejenis. Kemampuan imajinasi desain yang tak terbatas mereka dibatasi oleh peralatan yang tersedia. Seperti contohnya, sebuah mesin pengukir kayu hanya dapat membuat objek-objek yang lonkong. Sebuah mesin giling hanya dapat membuat benda yang hanya dapat dipakai oleh alat giling. Sebuah mesin cetak hanya dapat membuat benda-benda yang dapat dituangkan ke dalamnya dan diangkat dari cetakan. Sebuah printer 3D dapat menghilangkan batasan-batasan itu, menebarkan dimensi tak terbatas pada ruang desain. Sebuah printer 3D dapat membuat berbagai macam benda selama benda itu masih mungkin dibuat tanpa melawan hukum alam.
·      Prinsip keenam: Tidak perlu skill tinggi yang dicapai bertahun-tahun untuk membuat sebuah objek. Sebuah perajin tradisional dilatih selama bertahun-tahun untuk mendapatkan skill yang mereka butuhkan. Produksi masal dan manufaktur terkomputasi secara otomatis mengurangi kebutuhan untuk produksi yang membutuhkan skill tinggi. Namun teknologi manufaktur tradisional masih membutuhkan bantuan ahli untuk kalibrasi mesin. Sebuah printer 3D tidak perlu seorang yang ahli untuk memeriksa ketelitian bentuk benda yang dibuat. Benda yang dibuat dalam printer 3D hanya dibutuhkan desain yang benar-benar detail dari file digital bukan cara mencetak atau mengukirnya.
Untuk membuat sebuah benda yang rumit, hanya dibutuhkan skill operator yang bahkan lebih rendah dari operator mesin cetak. Proses manufaktur yang tidak membutuhkan tenaga ahli ini dapat menawarkan moda produksi untuk orang-orang yang berada di daerah terpencil dan keadaan yang ekstrim.
·      Prinsip ketujuh: Dalam ruangan produksi yang sama besar, sebuah printer 3D dapat memiliki volume produksi yang jauh lebih besar dari mesin manufaktur tradisional miliki. Sebagai contoh, sebuah mesin pencetak injeksi hanya dapat membuat objek yang tentu saja lebih kecil dari mesin cetak tersebut. Kebalikannya, sebuah printer 3D dapat membuat sebuah benda yang berukuran sama dengan alas mesin printer 3D tersebut. Jika sebuah printer 3D diatur sedemikian rupa sehingga proses cetakan dapat bergerak dengan bebas, maka sebuah printer 3D dapat membuat objek yang bahkan lebih besar dari mesin itu sendiri.
Sebuah produksi berkapasitas tinggi membuat printer 3D sangat ideal untuk produksi rumahan yang hanya memiliki ruang produksi yang kecil.
·      Prinsip kedelapan: Sebuah printer 3D dapat memproduksi sebuah benda yang terbuat dari logam dengan sampah dan polusi yang jauh lebih sedikit dari pada teknik manufaktur logam. Mesin produksi logam memiliki sampah produksi sebesar 90 persen dari benda logam yang diproduksi dari mesin itu sendiri. Penggunaan printer 3D merupakan suatu langkah yang lebih anti polusi sampah dan lebih bersih daripada produksi kerajinan logam secara tradisional. Teknologi seperti ini mungkin lebih populer dengan nama teknologi ramah lingkungan .
·      Prinsip kesembilan: Kombinasi material menjadi tidak terbatas semenjak ditemukan printer 3D. Mengkombinasi material-material ke sebuah produk merupakan sesuatu yang sulit dicapai dalam teknologi manufaktur tradisional. Pencetakan tradisional yang masih menggunakan proses pemotongan, pengukurian, dan pencetakan hingga menjadi objek merupakan suatu proses yang sangat sulit jika mengkombinasikan antar material mentah. Ketika mesin printer 3D berkembang, kita memiliki kemampuan untuk melebur dan mencampurkan material yang berbeda. Sebuah material baru yang merupakan material kombinasi yang sebelumnya tidak dapat dibuat dan digunakan akhirnya dapat digunakan dalam proses manufakturisasi skala kecil maupun besar.
·         Top of FormPrinsip kesepuluh: Dengan adanya printer 3D, proses replika secara fisik suatu benda akan memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Sebuah file musik digital dapat dikopi tanpa mengurangi kualitas suara dari sumber aslinya. Di masa depan, sebuah printer 3D dapat mengkopi keadaan fisik suatu benda tanpa kurang sedikitpun. Pemindaian dan pencetakan 3D dalam kualitas yang beresolusi tinggi akan menjadi sesuatu yang tak terpisahkan dalam proses produksi atau manufaktur di masa depan. Batas-batas antara benda di dunia digital akan terpisah ketika sudah bisa mengimplementasikan benda digital ke kenyataan. Bahkan selain untuk menyalin benda aslinya, printer 3D bisa untuk mengembangkan kualitas benda aslinya. Beberapa prinsip di atas sudah terjadi saat ini. Sebagian lain akan dapat dilaksanakan dalam 10 atau 20 tahun ke depan. Dengan menghilangkan prinsip-prinsip manufaktur yang membatasi kekreativitasan, printer 3D merupakan langkah besar dalam revolusi inovasi masa depan.

Cara Kerja printer 3D


Stereolithography (SLA) adalah teknik pertama untuk 3D Printing. Caranya adalah menambahkan layer terus menerus pada bahan photopolymer menuju keatas. Material yang digunakan pada awalnya adalah liquid (cairan) dan akan mengeras ketika liquid tersebut terkena sinar ultraviolet.


Digital Light Processing (DLP) adalah teknik yang hampir sama dengan SLA yang membuat bahan liquid mengeras dengan sinar ultraviolet. Tetapi, pada proses penyinaran digital, objek pada  awalnya berbentuk liquid yang penuh. Sebagian dari liquid tersebut akan disinari, yang tentu saja akan mengeraskan liquid tersebut, lalu objek yang mengeras akan tenggelam kebawah dan menaikkan liquid selanjutnya. Proses ini terus menerus dilakukan hingga objek 3D tersebut berhasil dibuat.
Selective Laser Sintering (SLS) menggunakan tenaga yang sangat tinggi untuk menggabungkan berbagai material, seperti plastik, gelas, keramik, dan metal menjadi output 3D.
Electron Beam Melting (EBM) adalah proses dari 3D Printing untuk bahan metal. Prosesnya di sebuah vakum dan memulai prosesnya dengan menyebarkan sebuah layer dari metal powser (lebih sering menggunakan titanium). Electron beam akan mencairkan powder menjadi layer yang keras. Objek yang dibuat dengan teknik ini akan sangat kuat.
Multi Jet Modelling (MJM) mempunyai cara kerja yang sama dengan inkjet printer. Ia menyebarkan sebuah layer dari resin powder dan menyemprotkan sebuat lem yang mempunyai berbagai warna dan akan mengeras pada satu layer. Multi Jet Modelling sangatlah berguna karena sangat cepat dan mendukung penyediaan warna.
Fused Deposition Modelling (FDM) menggunakan bahan nozzle yang dipanaskan dan akan melelehkan bahan seperti plastik pada hasil outputnya. Nozzle tersebut akan berpindah secara horizontal dan vertikal yang diatur oleh komputer. Ketika material keluar dari nozzle, material tersebut akan mengeras.
Semua aktivitas 3D Printing kebanyakan akan menggunakan STL File. STL File merupakan format 3D modelling yang membuat 3D Printer melakukan tugasnya dengan nyaman dan efektif untuk memotong objek dari layer pada saat print. Kebanyakan file STL dibuat oleh Computer Aided Design (CAD).

Keuntungan dari 3D Printing
·         Printer 3D sangatlah berguna untuk komersial dan untuk pribadi. Yang membuat teknologi ini susah untuk diaplikasikan, karena harganya yang sangat mahal dan anda harus mengetahui seluk beluk dari printer yang anda miliki dan juga bisa membuat model STL. Jika anda bisa melakukan hal ini semua, tentu saja 3D Printing sangat menguntungkan untuk anda.
·         Pekerjaan yang membuat 3D bisa dipresentasikan dengan benar dan tepat. Biasanya, kita akan bingung, bagaimana cara mempresentasikannya pada orang lain. Dengan Print di kertas, itu saja sangatlah tak cukup. 3D Printing adalah solusi untuk masalah itu.
·         Perusahaan pun dapat mengambil keuntungan dari teknologi dalam memasarkan produk terbaru mereka. Dengan menggunakan teknologi ini, perusahaan dapat membuat prototypes dari produknya, sehingga akan mengurangi biaya lebih, karena biasanya perusahaan akan membuat prototype dari bahan asli yang akan memakan biaya.

Refrensi

Esai oleh:

     Reina Rahmona (E1E1 10 009)Bottom of Form


Teknologi Kamera Masa Depan

Teknologi Kamera Masa Depan

Nama Kelompok :
1. Dirman Ganes La Oba
2. Andy Musly
3. Afriadin

1. Kamera Tembus Pandang Dinding, Kayu, dan Baju.

Kemampuan super yang biasa dimiliki pahlawan super ini segera menjadi kenyataan. Para ilmuwan berhasil menciptakan ponsel yang mampu bekerja sebagai ‘kacamata sinar-x’. Sebuah chip canggih membuat ponsel mampu melihat ‘menembus’ dinding, kayu dan plastik dan bahkan kain, seperti baju. Para peneliti mengklaim, chip ini bisa membuat penyelidik mengetahui apa yang ada di balik suatu dinding atau mengetahui uang palsu.

Untuk saat ini, chip ini baru bisa bekerja untuk waktu yang singkat. Chip ini bekerja di jaringan Terahertz (THz) dari spectrum elektromagnet yang merupakan salah satu rangkaian panjang gelombang yang ada di antara gelombang mikro dan sinar infra merah. Gelombang ini sebelumnya tak bisa diakses kebanyakan perangkan konsumen.“Kami berhasil menciptakan pendekatan untuk membuka porsi itu. THz memiliki potensi yang sangat menguntungkan,” ungkap profesor teknik elektro Dr Kenneth O dari UT Dallas.

Kelebihan dan kekurangan serta kegunaan maupun bahaya kamera tembus pandang

  • Kelebihan dan kegunaan kamera tembus pandang :
  1. Dapat menembus pandangan dibalik permukaan objek. 
  2. Teknologi infra merah yang digunakan untuk menembus lapisan terhalang kulit hanya digunakan dalam teknologi militer. 
  3. Teknologi itu biasanya dipakai dalam pengintaian malam hari.
  4. Secara sederhana, sinar infra red akan menangkap panas dari tubuh,.Jadi, tubuh akan terlihat jelas meski dalam keadaan gelap, dapat digunakan dalam perang dalam mengintai musuh pada malam hari.
  5. Polisi bisa mengenali seseorang atau tersangka yang menggunakan kacamata gelap atau berada di balik kaca mobil rayban dengan memotretnya. 
  6. Bisa tahu wajah asli seorang yang dipotret menggunakan Kaya PF, meski ia saat itu mengenakan topeng atau foundation alat lainya yang menutupi wajahnya. 
  7. Bagi para penggemar fotografi jarak jauh, Kaya PF akan meningkatkan visibility menembus kabut atau halangan lain 
  8. Manfaat lain adalah memonitor tingkat polusi pada air, survei kehutanan, dan pemeriksaan keaslian dokumen atau lukisan.

Komputer Pena


Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti “komputer” adalah “yang mengolah informasi” atau “sistem pengolah informasi.” Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata “komputer”, dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut disebut sebagai komputer.
Di era seperti sekarang ini, semua orang menginginkan kecepatan serta kemudahan dalam menyelesaikan seluruh aktifitasnya. Bagi individu yang berkutat pada pekerjaan kantoran dengan beragam kegiatan input data atau para profesional yang banyak menghabiskan waktunya untuk menulis artikel maupun surat-menyurat via Email, tentu sangat dibutuhkan sebuah alat / media yang dapat membantu merampungkan semua aktifitas tersebut dengan cepat dan tentunya tepat waktu. Tidak dapat dipungkiri, bahwa sampai saat ini belum ada perangkat yang sanggup mengganti posisi komputer sebagai alat bantu untuk seabrek pekerjaan kita. Baik dilihat dari sisi kecepatan proses data, tingkat akurasi serta kemudahan dalam pengoperasian. 

Gagasan di dunia IT selalu muncul dari pencermatan terhadap cara hidup manusia. Bagaimana aktivitas manusia itu menjadi lebih mudah dan gampang. Menulis misalnya, yang digantikan oleh mengetik, lalu muncul PC untuk texting.
Sebuah riset yang digelar oleh Livescribe, sebuah perusahaan penyedia produk inovatif dari Oakland, Kalifornia, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa konsumen sample yang menyatakan setuju untuk meninggalkan menulis dengan pena ke komputer sebesar 72 persen. Sementara yang 28 persen menyatakan tidak.

Akibatnya konsumen jumlah terakhir ini terus-menerus amat tergantung dengan kertas, pena, dan tinta. Mereka seolah menjadi bagian yang tersingkirkan dari kemajuan teknologi. Nyatanya tidak. Lewat pencermatan terhadap kebutuhan konsumen ini yang lalu dikorelasikan dengan teknologi informasi yang efektif dan efisien, meluncurlah gagasan membuat produk pena yang menolong semua aktivitas penyuka pena tradisional itu. Seperti, mengkopi dan menyimpan data tulisan dan gambarnya dengan tampilan asli ke dalam bentuk media digital. Teks hasil corat-coret itu lalu bisa dikonversikan ke teks komputer umumnya macam Words. Sedangkan sketsa atau corat-coret tampilan asli dikemas ke format PDF.

Pernahkah terpikir seperti apa gadget manusia masa depan? Ya, hanya orang-orang tertentu yang telah berpikir tentang suatu hal yang belum pernah ada.  Dengan ilmu dari Tuhan dia bisa mengolah daya pikir sehingga berubah menjadi daya cipta tentang suatu hal-hal yang belum terpikirkan sebelumnya.  Motto mereka adalah "Kami telah menciptakan sebelum yang lain memikirkan".  

Suatu negara berkembang bisa dilihat salah satunya adalah dari penggunaan tekhnologi untuk mempercepat kinerja sehingga bisa mempercepat dan memperbanyak produktivitas yang menghasilkan banyak produk-produk yang bermanfaat bagi orang lain.

TEKNOLOGI CANGGIH WISATA KE LUAR ANGKASA (SPACE ELEVATOR) LIFT RUANG ANGKASA



Penjelajahan angkasa adalah eksplorasi fisik dari benda di luar Bumi dan biasanya menyangkut teknologi, ilmu pengetahuan, dan politik yang berhubungan dengan luar angkasa. Salah satu yang paling terkenal dan aspek penting dari penjelajahan angkasa adalah pendaratan manusia pertama di bulan dalam perlombaan angkasa antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Ide mengirim objek ke angkasa terdapat di dalam pikiran dari banyak penulis sains fiksi ratusan tahun sebelum hal itu menjadi kenyataan. Beberapa karya ini juga menulis penggambaran bagaimana hal tersebut dapat dilakukan. Pada abad 20, dengan pengembangan propulsi teknologi yang cukup, material yang kuat dan ringan dan terobosan teknologi dan sains lainnya, ide misi luar-bumi tidak lagi hanya sekedar impian tapi suatu kenyataan.
Museum National Air and Space (National Air and Space Museum, NASM) di National Mall di Washington, D.C. memajang sebuah contoh batu bulan yang dapat dilihat dan disentuh oleh masyarakat, sebuah kapsul Gemini dan roket Soviet. Steven F. Udvar-Hazy Center di Dulles International Airport di Virginia Utara menampilkan banyak teknologi aerospace dalam satu tempat: Pesawat luar angkasa Enterprise, sebuah Concorde dan beberapa pesawat lainnya. Museum Space & Rocket Center A.S di Huntsville, Alabama dekat dengan Redstone Arsenal menampilkan banyak perangkat angkasa, termasuk replika roket Saturn V Apollo 11 ukuran-penuh, Apollo asli, dan kapsul pelatih luar-angkasa Merkurius, dan kapsul luar angkasa Apollo 16 asli.
Penelitian eksplorasi ruang yang berhubungan sekitarnya, lingkungannya, bentuk dan tinggal ketersediaan mengambil bentuk atau yang lain jika dapat digunakan untuk makhluk hidup. Teknologi ruang membantu para ilmuwan untuk mengetahui tentang alam semesta lengkap, asal-usul, usia dan masa depan. Teknologi ruang angkasa telah menjadi salah satu studi terbesar dan tantangan bagi para ilmuwan modern. Ruang teknologi dalam hubungan dengan subjek lain membantu peramalan cuaca-nya asal, waktu dan besarnya, penginderaan jauh, satelit televisi, bulan misi, prediksi astrologi dan juga membantu ilmu kedokteran dalam kesepakatan besar.
Dulu penjelajahan ke luar angkasa hanya dapat dilakukan oleh beberapa orang saja, namun zaman sekarang dengan semakin berkembangnya teknologi, penejelajahan ke luar angkasa ini menjadi trend wisata adrenalin. Jika selama ini kita kenal wisata adrenalin seperti berselancar, memanjat tebing, atau melawan arus sungai yang deras, itu sudah biasa.  Beberapa perusahaan dunia telah merencanakan untuk membuka wisata ke luar angkasa. Pengunjung akan diajak terbang ke bulan dan mengitarinya serta melihat planet bumi dari luar angkasa.
Beberapa perusahaan besar berlomba-lomba untuk mengembangkan teknologi super canggih untuk bisa memudahkan perjalanan ke luar angkasa. Excalibur Almaz adalah salah satu perusahaan yang menjanjikan terbang ke bulan. Perusahaan yang bermarkas di Isle of Man, salah satu pulau di Laut Irlandia, Britania Raya ini telah membeli empat kapsul ruang angkasa Rusia yang tak lagi digunakan dan dua stasiun ruang angkasa. Dikabarkan, Excalibur Almaz akan menerbangkan traveler menuju orbit bulan pada tahun 2015. Tamasya ke bulan ini, nantinya akan menerbangkan wisatawan pada ketinggian 239 ribu mil ke langit. Siap-siap merogoh kocek sebesar 100 juta Poundsterling atau sekitar Rp 1,4 triliun untuk sekali perjalanan. Perusahaan asal AS, Virgin galactic juga menjanjikan wisata ke luar angkasa. Dengan pesawat khusus bernama SpaceShip Two, traveler akan diajak terbang sejauh 99 mil di atas permukaan bumi. Saat itulah, traveler dapat melihat bentuk planet bumi dengan jelas dari luar angkasa. Perjalanan ini akan dijadwalkan pada bulan depan. Biayanya sekitar 125 ribu Poundsterling atau sekitar Rp 1,8 miliar. Perusahaan asal Rusia, Rusia Soyuz juga tidak mau ketinggalan. Mereka akan mengirimkan traveler ke luar angkasa pada tahun 2014 mendatang. Sebelumnya, mereka sudah mengirim wisatawan ke stasiun luar angkasa pada tahun 2001 hingga 2009. Jika tertarik, Anda bisa merogoh kocek sebesar 22 juta Poundsterling atau sekitar Rp 321 miliar.
Teknologi terbaru yang akan dikembangkan oleh beberapa perusahaan seperti google adalah suatu hal yang sangat luar biasa. Selama ini, terbang ke luar angkasa masih membutuhkan bantuan roket atau kapsul. Namun Google meyakini bahwa di masa depan, cukup dibutuhkan bantuan lift yang menjulang sampai ke angkasa.

 


Beberapa perusahaan termasuk Google saat ini tertarik mengembangkan infrastruktur canggih, di mana menuju ke luar angkasa tidak butuh lagi roket. Proyek lift luar angkasa ini dikabarkan sedang dikembangkan di laboratorium Google X. Diperkirakan, satu dekade lagi sudah bisa terwujud. Tidak mau kalah dengan Google, negara Jepang juga berencana mengembangkan teknologi canggih untuk keluar angkasa.
Setelah selesai membangun menara tertinggi di Jepang, Tokyo Sky Tree, pihak Obayashi mengklaim bahwa mereka sanggup dan akan membangun lift setinggi 96.000 kilometer ke atas awan, menembus lapisan atmosfer bumi. Para ahli di Obayashi telah menghitung segala macam resiko, mulai dari kondisi cuaca, arah mata angin, badai topan, gempa bumi dan rancangan konstruksi, semuanya mengatakan bahwa rencana megaproyek ini bisa terlaksana. Bahan yang akan digunakan adalah carbon nanotube yang kualitasnya 20 kali lipat lebih kuat dari besi baja. Lift tersebut akan mampu mengangkut 30 orang ke puncak teratas dalam waktu kurang lebih 3 minggu, dengan laju kecepatan mencapai 200 kilometer per jam. "Kita sudah lama memimpikan jembatan yang menghubungkan bumi dengan bulan," kata Satomi Katsuyama, salah seorang kepala proyek di Obayashi Corp. "Dan kita tidak akan membangunnya di bumi, melainkan langsung di luar angkasa."
Tapi bukan dalam waktu dekat ini, melainkan pada tahun 2050. Kenapa 2050? Karena memang uangnya belum ada. Menurut ilmuwan NASA, Bradley Carl Edwards, yang juga setuju kalau megaproyek ini sangat mungkin bisa terwujud, mengatakan bahwa biaya yang diperlukan mungkin akan mencapai lebih dari Rp. 100.000.000.000.000,- (100 triliun rupiah). Harga yang fantastis untuk sebuah teknologi canggih masa depan. Lift angkasa ini bisa memangkas biaya perjalanan roket ke bulan serta membawa banyak orang ke dunia pariwisata yang baru.
Mungkin kita tidak pernah terpikir sebelumnya tentang lift luar angkasa (space elevator). Space elevator atau tangga luar angkasa bisa dibilang seperti lift pada umumnya, akan tetapi bedanya adalah pada tempatnya. Jika lift yang kita ketahui yaitu lift yang ada di mal-mal besar, tetapi Space Elevator adalah lift yang bisa dibilang lift tertinggi dan terpanjang karena bisa mencapai luar angkasa. Dengan adanya lift ini, kita tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal untuk menuju ke luar angkasa dan melihat bumi dan planet-planet yang lain dari sisi yang berbeda.
Pernah tidak kita membayangkan bisa melakukan perjalanan mengelilingi luar angkasa seperti halnya naik kereta gantung lalu melihat pemandangan dari luar ? bedanya di sini yang menjadi pemandangan adalah luar angkasa, gugusan planet yang mengitari matahari dan kita bisa melihat planet bumi dari luar angkasa. Kita bisa melihat keadaan luar angkasa dengan mata kepala sendiri, tanpa harus mempelajari ilmu nya secara mendalam dan masuk dalam suatu agensi besar seperti NASA untuk dapat pergi ke luar angkasa. Dalam space elevator ini setiap manusia dapat melihat keadaan luar angkasa secara langsung, tanpa adanya hambatan. Sehingga kita dapat mengutarakan pendapat kita masing-masing tentang ciri-ciri suatu luar angkasa tanpa harus berpaku dalam suatu ilmu pengetahuan karena mereka sudah dapat melihatnya dengan mata kepala sendiri. Karena setiap manusia mempunyai hak untuk melihat segala ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dengan kemampuannya.
Ada banyak hal yang tidak diketahui tentang alam semesta sampai hari ini yang akan dieksplorasi dan untuk ini NASA memainkan peran penting dalam mengembangkan teknologi dan mengumpulkan informasi tentang alam semesta. Cara spacecrafts dibuat dan teknologi sedang dikembangkan dalam standar tinggi kita akan mengetahui banyak hal yang lebih apa yang mencoba bertahun-tahun. Hal ini akan memberikan perubahan suatu hari nanti untuk sebuah industri yang disebut ruang pariwisata. Mari kita tunggu beberapa tahun ke depan apakah wisata ke luar angkasa dengan lift ini akan bisa kita nikmati atau tidak.
 

Sumber : 


Nama-nama kelompok :

Sartina L (E1E109021)


Nur Hidayah (E1E109077)


Ni Nyoman Purwanti (E1E1090)